Wednesday, September 5, 2018

Revolusi Industri 4.0 dan Perkembangannya

Perkembangan Revolusi Industri
Empat Revolusi Industri : (1) Mekanisme menggunakan tenaga mesin uap dan air, (2) Produksi massal, (3) Komputerisasi dan Automasi, (4) Pabrik pintar dan sistem fisik-digital
Dunia terus berkembang setiap harinya yang mengakibatkan perubahan gaya hidup, cara kerja, kecepatan, pola pikir dan perilaku manusia. Pemicu terbesar perubahan tersebut adalah teknologi. Berkembangnya teknologi mengakibatkan perubahan drastis dalam segala aspek kehidupan. Perubahan ini juga biasa disebut Revolusi Industri. Dari revolusi industri pertama sampai yang terakhir revolusi industri 4.0, teknologi telah berkembang jauh dan menjangkau hampir semua manusia di dunia. Berikut ini perkembangan revolusi industri dari yang pertama sampai yang terbaru.


  1. Revolusi industri 1.0 (1760 - 1840)

    Revolusi industri 1.0 atau yang pertama diawali dengan adanya transisi dari pengrajin ahli yang membuat barang dengan tangan menjadi pekerja tidak handal yang menggunakan mesin tenaga uap atau roda air. Berbagai pekerjaan mulai dikerjakan menggunakan mesin, dan tenaga pekerja pun mulai berkurang.

  2. Revolusi Industri 2.0 (1870 - 1940)

    Revolusi industri kedua terjadi pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19 saat Perang Dunia I dimulai. Teknologi industri pada masa ini memiliki karakteristik tidak menggunakan teknologi baru, tapi meningkatkan teknologi yang sudah ada dan meningkatkan sinergi antar teknologi tersebut. Contohnya: listrik menggantikan air dan uap sebagai sumber energi utama untuk menjalankan mesin. Revolusi industri kedua juga ditandai juga dengan produksi masal (mass production) mesin-mesin yang telah dibuat.
  3. Revolusi Industri 3.0 (1960 - 2015)

    Industri ketiga ditandai dengan berkembangnya teknologi komputer dan automasi. Dua teknologi ini meningkatkan kemampuan produksi, membuat level presisi yang luar biasa (karena kemampuan robot) dan ketepatan dalam produksi.

  4. Revolusi Industri 4.0 (Sekarang)

    Lalu bagaimana dengan Revolusi Industri 4.0? Karakteristik industri ini adalah menggabungkan antara konsep digital, komponen fisik, dan hubungan yang semakin cepat. Sekarang hampir semua orang dapat terhubung satu sama lain dengan perangkat smartphone. Dengan satu perangkat tersebut, manusia dapat mengakses informasi dan berinteraksi tanpa batas dengan seluruh dunia. Belum lagi dengan tambahan teknologi seperti kecerdasan buatan, robot, Internet of Things (IOT), kendaraan otomatis, cetak 3-dimensi, teknologi nano, dan quantum computing. Zaman semakin canggih, mengakibatkan pola kerja manusia yang juga berubah, pekerjaan sekarang banyak dilakukan oleh mesin sedangkan manusia hanya tinggal melihat dan mengontrol. Contohnya: pabrik pintar (smart factories) dan cyber physical systems.
Begitulah perkembangan Revolusi Industri dari yang pertama sampai yang terbaru yaitu Revolusi Industri 4.0. Industri ini mempunyai potensi untuk menaikkan pendapatan global dan meningkatkan kualitas hidup bagi populasi di dunia. Orang yang paling mendapatkan untung adalah orang-orang yang mampu dan mengakses dunia digital. Di era digital ini, teknologi meningkatkan efisiensi dan kenyamanan bagi pengguna sehingga dapat melakukan pekerjaan dan kegiatan sehari-harinya dengan hanya menggunakan perangkat smartphone. Memesan taksi, memesan tiket, membeli barang, mendengar musik, menonton film, atau bermain game sekarang semuanya dapat dilakukan jarak jauh tanpa menuju tempat penyedia. Walaupun begitu, sisi negatifnya adalah manusia akan semakin malas bergerak. Jadi, manfaatkan teknologi dengan baik sebagai batu loncatan untuk sukses. Sekarang banyak sekali peluang yang dapat dimanfaatkan untuk membuat bisnis atau mendapatkan penghasilan dengan bermodalkan pengetahuan dan internet.

Sumber :
https://www.engineering.com/AdvancedManufacturing/ArticleID/16521/What-Is-Industry-40-Anyway.aspx
https://www.weforum.org/agenda/2016/01/the-fourth-industrial-revolution-what-it-means-and-how-to-respond/
Share:

2 comments: