Perhatikan gambar di bawah ini. Ini adalah tabel yang menunjukkan nilai masing-masing gelang warna yang ada pada resistor
Umumnya resistor terdiri dari 4 gelang warna, tapi ada juga yang terdiri dari 5 gelang tergantung penggunaan. Cara membaca nilai resistor:
- Gelang pertama menunjukkan angka pertama dari nilai resistor. Pada gambar di atas gelang pertama berwarna coklat yang bernilai 1. Sehingga nilai resistor dimulai dari angka 1.
- Gelang kedua menunjukkan digit kedua nilai resistor. Pada gambar di atas gelang kedua berwarna orange atau jingga yang bernilai 3. Artinya nilai resistor menjadi 13.
- Gelang ketiga menunjukkan digit ketiga nilai resistor. Pada gambar di atas gelang ketiga berwarna kuning yang bernilai 4. Artinya nilai resistor menjadi 134.
- Gelang keempat berbeda dengan gelang sebelumnya, ini menunjukkan jumlah 0 ada pada nilai resistor. Pada gambar di atas gelang keempat berwarna hitam yang bernilai 1 Ohm. Sehingga nilai resistor dari 3 gelang sebelumnya dikalikan dengan nilai gelang keempat menjadi 134 x 1 = 134
- Gelang kelima menunjukkan nilai toleransinya. Cara menghitung nilai toleransi yaitu dengan mengalikan nilai gelang dengan nilai resistor hasil dari empat gelang. Contoh:
Pada gambar di atas gelang kelima berwarna perak yang berarti nilai toleransinya ± 10%. 10/100 dikalikan dengan 134 = 13,4. Maka nilai toleransinya 13,4. - Sampai disini belum dapat ditentukan nilai resistor yang akurat, untuk itu kisaran nilai resistor terdiri atas batas atas dan batas bawah.
Batas atas: 134+13,4 = 147,4 Ohm.
Batas bawah: 134-13,4 = 120,6 Ohm. - Maka nilai resistor berkisar antara 120,6 - 147,4 Ohm.
Sekian cara menghitung nilai resistor, jika ada yang kurang jelas silahkan berikan komentar anda di bawah. Semoga artikel ini bermanfaat


0 komentar:
Post a Comment