Informasi Teknologi

Cari tahu Informasi Seputar Teknologi Terbaru.

Ilmu Komputer

Berbagai pengetahuan tentang ilmu-ilmu dalam bidang komputer

Matematika

Ilmu dasar kalkulasi dan perhitungan dalam berbagai cabang ilmu

Robotika

Belajar komponen robotika dan interaksinya.

Thursday, October 11, 2018

VTP, DTP, dan Extended VLAN


VTP (Vlan Trunking Protocol)
VTP merupakan protokol perpesanan yang digunakan untuk menukar informasi VLAN. VTP mensinkronisasi informasi VLAN dengan switch di dalam domain VTP yang sama.

Komponen VTP:
1. VTP Domain
2. VTP Advertisement
3. VTP Modes
4. VTP Password

VTP Modes
  • VTP Server
Mengatur domain dan konfigurasi VLAN. Switch pada mode ini dapat membuat, menghapus, atau mengganti nama VLAN.
  • VTP Client
Menerima dan meneruskan informasi VLAN dan memperbarui konfigurasi lokal VTP. Switch pada mode ini tidak dapat mengubah konfigurasi VLAN.
  • VTP Transparent
Tidak berpartisipasi pada VTP kecuai meneruskan iklan VTP ke VTP client dan server. Mengatur konfigurasi VLAN secara lokal dan konfigurasi tersebut tidak dibagikan ke jaringan VTP.

VTP Advertisement
  • Summary Advertisements
Iklan ini membawa informasi seperti versi VTP, nama domain, dan nomor revisi
  • Advertisement request
Permintaan informasi VLAN dari klien VTP. Permintaan dilakukan karena angka revisi yang lebih tinggi daripada yang tersimpan pada memori lokal.
  • Subset advertisement
Iklan ini membawa informasi VLAN termasuk semua perubahannya.

Tahapan Konfigurasi VTP
  1. Konfigurasi VTP Server
  2. Konfigurasi Domain dan Password VTP
  3. Konfigurasi Klien VTP
  4. Konfigurasi VLAN pada server VTP
  5. Cek klien VTP apakah sudah menerima informasi VLAN

DTP (Dynamic Trunking Protocol)
DTP merupakan Protocol yang memungkinkan 2 buah port dari 2 buah switch yang di hubungkan dengan membentuk trunking secara mandiri.

Beberapa mode trunking:
  • Switchport mode access
  • Switchport mode trunk
  • Switchport mode dynamic auto
  • Switchport mode dynamic desirable
  • Switchport mode nonegotiate
Extended VLAN
Switch Cisco Catalyst yang berbeda mendukung berbagai nomor VLAN. Jumlah VLAN yang didukung cukup besar untuk mengakomodasi kebutuhan sebagian besar organisasi. Misalnya, switch Catalyst 2960 dan 3560 Series mendukung lebih dari 4.000 VLAN. Rentang normal VLAN pada switch ini diberi nomor 1 sampai 1.005 dan Extended VLAN diberi nomor 1.006 sampai 4.094. Tidak mempelajari konfigurasi VTP.


Share:

Wednesday, October 10, 2018

Pengertian dan Design LAN


Local Area Network adalah infrastruktur jaringan yang menyediakan akses ke sumber daya jaringan untuk pengguna pada satu lantai atau sebuah bangunan.

Suatu Jaringan Enterprise harus memiliki :
  • Mendukung pergantian berbagai macam lalu lintas jaringan
  • Mendukung aplikasi penting
  • Mendukung lalu lintas jaringan yang konvergen
  • Mendukung kebutuhan bisnis
  • Menyediakan kontrol administrasi yang terpusat


Model Desain Hirarki
  1. Access Layer
    Menghubungkan pengguna dengan workgroup atau jaringan dan mengontrol akses user ke jaringan.
  2. Distribution Layer
    Menghubungkan access layer dan core layer. Layer ini menyediakan routing, filtering, dan menentukan jalan terbaik untuk menangani permintaan layanan dalam jaringan.
  3. Core Layer
    Lapisan ini biasanya digunakan untuk menghubungkan jaringan ke internet dan bertanggung jawab atas lalu lintas jaringan.

Desain Jaringan untuk Skalabilitas
  • Gunakan peralatan yang dapat diupgrade untuk meningkatkan kapabilitas.
  • Desain jaringan berhirarki untuk memasukkan modul yang dapat ditambahkan, ditingkatkan, dan diubah ketika diperlukan
  • Buat strategi IPV4 dan IPV6
  • Pilih router atau switch multilayer untuk membatasi broadcast dan menyaring lalu lintas yang tidak diinginkan dari jaringan
  • Implementasikan link redundan antara perangkat penting dan antara access layer dengan core layer

Redudansi

Redudansi adalah jalur jaringan alternatif yang digunakan untuk meningkatkan ketersediaan jalur jaringan sehingga jika terdapat link yang terputus maka jalur data masih bisa terhubung tanpa mempengaruhi konektivitas perangkat.
Cara meminimalisir kemungkinan kegagalan koneksi suatu titik jaringan:
  • Install peralatan duplikat atau pengganti untuk perangkat penting
  • Jalur redundan menyediakan jalur alternatif untuk data
  • Spanning Tree Protocol diperlukan dengan jalur redundan dalam jaringan ethernet untuk mencegah terjadinya loop
  • STP menyediakan mekanisme untuk menonaktifkan jalur redundan sampai jalur tersebut diperlukan misalnya ketika terjadi kegagalan sambungan.


Failure Domain

Failure domain adalah area pada jaringan yang terkena dampak apabila perangkat penting atau servis jaringan mengalami masalah. Gunakan link redundan dan perangkat yang terpercaya untuk meminimalisir gangguang pada jaringan. Pada model desain hirarki, akan lebih mudah mengendalikan besarnya failure domain pada distribution layer.
Pada distribution layer, kesalahan jaringan dapat ditampung pada daerah yang lebih kecil sehingga memberi dampak pada lebih sedikit pengguna.

EtherChannel

EtherChannel adalah bentuk penggabungan link yang mengizinkan administrator jaringan untuk meningkatkan jumlah bandwidth antar perangkat dengan membuat satu link logical dari beberapa link fisik.
EtherChannel menggunakan port switch yang tersedia.

Ekspansi Access Layer


Sambungan wireless merupakan aspek penting dalam memperluas konektivitas access layer. Jaringan harus didesain untuk dapat memperluas akses jaringan kepada individu dan perangkat. Kelebihan sambungan wireless adalah fleksibilitas bertambah, biaya berkurang, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan jaringan.

Switch Hardware
Memilih hardware yang tepat sesuai kebutuhan jaringan merupakan hal yang penting saat merancang jaringan. Terdapat 5 kategori switch yaitu untuk jaringan enterprise yaitu:
  1. Campus LAN switch
  2. Cloud-managed switch
  3. Data center switch
  4. Service provider switch
  5. Virtual networking

Port Density artinya jumlah port yang terdapat pada switch. Produk switch terbagi berdasarkan forwarding ratesnya. Forwarding rates artinya kemampuan pemrosesan switch dengan menilai berapa banyak data yang dapat diproses per detiknya. Apabila forwarding rates terlalu rendah, maka switch tidak akan dapat melakukan komunikasi semua port switch dengan kecepatan penuh.
Switch access layer tidak perlu beroperasi pada kecepatan penuh karena dibatasi oleh link ke distribution layer.

Power over Ethernet

PoE mengizinkan switch untuk mengirimkan daya pada perangkat dengan kabel ethernet. PoE membuat wireless Access Point dan telepon IP dapat dipasang dimanapun selama ada kabel ethernet.

Routing

Routing diperlukan pada layer distribution pada jaringan enterprise. Routing berfungsi untuk :
  • menghubungkan bisnis dan rumah ke internet
  • menghubungkan antar ISP pada internet
  • menerjemahkan antara beberapa tipe media dan protokol
  • mencari jalur alternatif jika sebuah link atau jalur down

Terdapat 3 kategori router, yaitu:

  1. Branch routers – mengoptimasi servis cabang pada satu platform
  2. Network edge routers – mengaktifkan network edge untuk membuat jaringan dengan performan tinggi, aman, dan servis yang reliable.
  3. Service provider routers – membedakan portfolio servis dan meningkatkan pendapatan

Beberapa Perintah Sederhana Router
  • show ip protocols – menampilkan informasi tentang konfigurasi protokol routing
  • show ip route – menampilkan detil routing table
  • show interfaces – menampilkan interfaces dengan line status, bandwidth, delay, reliability, encapsulation, duplex, dan statistik I/O
  • show ip interfaces – menampilkan informasi interface seperti status protokol, alamat IPv4
  • show ip interfaces brief – menampilkan informasi interface semua perangkat
  • show dcp neighbors – menampilkan informasi tentang perangkat Cisco


Beberapa Perintah Sederhana Switch
  • show port-security – menampilkan port dengan security yang telah aktif, termasuk id interface
  • show port-security address – menampilkan semua alamat MAC yang dikonfigurasi pada semua interfaces switch
  • show interfaces – menampilkan satu atau semua interface
  • show mac-address-table – menampilkan semua alamat MAC yang telah dikenal switch


Share:

Wednesday, September 5, 2018

Revolusi Industri 4.0 dan Perkembangannya

Perkembangan Revolusi Industri
Empat Revolusi Industri : (1) Mekanisme menggunakan tenaga mesin uap dan air, (2) Produksi massal, (3) Komputerisasi dan Automasi, (4) Pabrik pintar dan sistem fisik-digital
Dunia terus berkembang setiap harinya yang mengakibatkan perubahan gaya hidup, cara kerja, kecepatan, pola pikir dan perilaku manusia. Pemicu terbesar perubahan tersebut adalah teknologi. Berkembangnya teknologi mengakibatkan perubahan drastis dalam segala aspek kehidupan. Perubahan ini juga biasa disebut Revolusi Industri. Dari revolusi industri pertama sampai yang terakhir revolusi industri 4.0, teknologi telah berkembang jauh dan menjangkau hampir semua manusia di dunia. Berikut ini perkembangan revolusi industri dari yang pertama sampai yang terbaru.


  1. Revolusi industri 1.0 (1760 - 1840)

    Revolusi industri 1.0 atau yang pertama diawali dengan adanya transisi dari pengrajin ahli yang membuat barang dengan tangan menjadi pekerja tidak handal yang menggunakan mesin tenaga uap atau roda air. Berbagai pekerjaan mulai dikerjakan menggunakan mesin, dan tenaga pekerja pun mulai berkurang.

  2. Revolusi Industri 2.0 (1870 - 1940)

    Revolusi industri kedua terjadi pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19 saat Perang Dunia I dimulai. Teknologi industri pada masa ini memiliki karakteristik tidak menggunakan teknologi baru, tapi meningkatkan teknologi yang sudah ada dan meningkatkan sinergi antar teknologi tersebut. Contohnya: listrik menggantikan air dan uap sebagai sumber energi utama untuk menjalankan mesin. Revolusi industri kedua juga ditandai juga dengan produksi masal (mass production) mesin-mesin yang telah dibuat.
  3. Revolusi Industri 3.0 (1960 - 2015)

    Industri ketiga ditandai dengan berkembangnya teknologi komputer dan automasi. Dua teknologi ini meningkatkan kemampuan produksi, membuat level presisi yang luar biasa (karena kemampuan robot) dan ketepatan dalam produksi.

  4. Revolusi Industri 4.0 (Sekarang)

    Lalu bagaimana dengan Revolusi Industri 4.0? Karakteristik industri ini adalah menggabungkan antara konsep digital, komponen fisik, dan hubungan yang semakin cepat. Sekarang hampir semua orang dapat terhubung satu sama lain dengan perangkat smartphone. Dengan satu perangkat tersebut, manusia dapat mengakses informasi dan berinteraksi tanpa batas dengan seluruh dunia. Belum lagi dengan tambahan teknologi seperti kecerdasan buatan, robot, Internet of Things (IOT), kendaraan otomatis, cetak 3-dimensi, teknologi nano, dan quantum computing. Zaman semakin canggih, mengakibatkan pola kerja manusia yang juga berubah, pekerjaan sekarang banyak dilakukan oleh mesin sedangkan manusia hanya tinggal melihat dan mengontrol. Contohnya: pabrik pintar (smart factories) dan cyber physical systems.
Begitulah perkembangan Revolusi Industri dari yang pertama sampai yang terbaru yaitu Revolusi Industri 4.0. Industri ini mempunyai potensi untuk menaikkan pendapatan global dan meningkatkan kualitas hidup bagi populasi di dunia. Orang yang paling mendapatkan untung adalah orang-orang yang mampu dan mengakses dunia digital. Di era digital ini, teknologi meningkatkan efisiensi dan kenyamanan bagi pengguna sehingga dapat melakukan pekerjaan dan kegiatan sehari-harinya dengan hanya menggunakan perangkat smartphone. Memesan taksi, memesan tiket, membeli barang, mendengar musik, menonton film, atau bermain game sekarang semuanya dapat dilakukan jarak jauh tanpa menuju tempat penyedia. Walaupun begitu, sisi negatifnya adalah manusia akan semakin malas bergerak. Jadi, manfaatkan teknologi dengan baik sebagai batu loncatan untuk sukses. Sekarang banyak sekali peluang yang dapat dimanfaatkan untuk membuat bisnis atau mendapatkan penghasilan dengan bermodalkan pengetahuan dan internet.

Sumber :
https://www.engineering.com/AdvancedManufacturing/ArticleID/16521/What-Is-Industry-40-Anyway.aspx
https://www.weforum.org/agenda/2016/01/the-fourth-industrial-revolution-what-it-means-and-how-to-respond/
Share:

Thursday, August 30, 2018

Pilih Mana? Perbedaan Teknik Informatika dan Sistem Komputer


Setelah tamat SMA, pasti anda pernah berpikir untuk melanjutkan kuliah atau tidak. Untuk sebagian orang, kuliah merupakan sarana untuk mendapatkan gelar sekaligus mendapatkan pekerjaan yang lebih layak, sehingga kuliah sangat penting. Namun, seringkali orang bingung memilih jurusan mana yang harus diambil atau salah memilih jurusan dan akhirnya berputar haluan ke jurusan yang lain. Bagi anda yang ingin masuk kuliah komputer, pasti anda sering disarankan untuk masuk jurusan Teknik Informatika atau Sistem Komputer. Kedua jurusan sama-sama memiliki fokus pada teknologi komputer. Lalu apa yang membedakan kedua jurusan ini? Mana yang lebih bagus untuk dipilih? Pilih mana? Berikut perbedaan antara Teknik Informasi dan Sistem Komputer :

  1. Teknik Informatika lebih fokus mempelajari perangkat lunak (software), sedangkan Sistem Komputer lebih fokus mempelajari perangkat keras (hardware)
  2. Teknik Informatika mengelola perangkat lunak yang sudah ada, sedangkan Sistem Komputer membuat sistem untuk menghubungkan antara alat atau perangkat keras dan perangkat lunak dengan manusia.
  3. Sistem Komputer merupakan gabungan dari Teknik Elektro dan Teknik Informatika, sehingga mencakup beberapa ilmu dasar dari kedua jurusan tersebut.
Apabila anda ingin fokus mempelajari cara membuat atau mengembangkan software maka pilihlah jurusan Teknik Informatika, namun apabila anda tertarik untuk membuat suatu sistem gabungan hardware dan komputer, maka pilihlah jurusan Sistem Komputer.

Sekian info yang dapat saya sampaikan. Semoga anda dapat memilih jurusan yang sesuai dengan minat anda ^^.  Ditunggu ya artikel selanjutnya
Share:

Wednesday, August 19, 2015

Latihan Soal Permutasi Dan Kombinasi ( Materi: Peluang )

Berikut contoh-contoh soal permutasi dan kombinasi.  Untuk pembahasannya akan menyusul :D.

Share:

Sunday, August 9, 2015

Cara Menghitung Nilai Resistor

Cara Menghitung Nilai Resistor - Resistor pada umumnya digunakan untuk memperkuat atau memperkecil kuat arus sebuah rangkaian. Namun itu juga bergantung pada beda potensial sebuah rangkaian, oleh karena itu nilai resistor dapat berubah-ubah tergantung kondisi. Resistor ini disebut resistor variabel. Cara membaca nilai resistor yaitu dengan melihat gelang warnanya yang ada pada badan resistor itu sendiri.


Share:

Mikrokontroler Arduino


Board_ARDUINO
          Mikrokontroler merupakan salah satu komponen elektronika yang digunakan sebagai otak dalam sebuah rangkaian elektronika. Seperti umumnya komputer, mikrokontroler berfungsi untuk mengerjakan instruksi-instruksi yang diberikan kepadanya.  Salah satu mikrokontroler yang terkenal adalah mikrokontroler Arduino. Arduino adalah kit elektronik atau papan rangkaian elektronika open source yang di dalamnya terdapat komponen utama yaitu chip atau IC yang bisa diprogram komputer.





Share:

Saturday, August 1, 2015

Jenis-Jenis Komponen Elektronika Beserta Fungsi Dan Gambarnya

Jenis-jenis komponen elektronika sangat beragam, mulai dari resistor, transistor, dioda, kapasitor, induktor, dan lain-lain. Setiap komponen elektronika tersebut memilik fungsi dan gambarnya masing-masing.



Komponen Elektronika adalah alat-alat pendukung suatu rangkaian listrik agar dapat bekerja sesuai dengan kegunaannya. Komponen elektronika dipasang pada papan PCB agar membentuk sebuah rangkaian listrik. Komponen elektronika beserta simbol dan fungsinya disertakan disini.
Share: